Setelah pulang dari kuliah, saya sering menyempatkan waktu untuk berbelanja di Pasar Sentral dan Jalan Palangkaraya. Pukul 18.00, saya langsung bergegas berjualan di depan Sekolah Prayatna di Jalan Letda Sujono, mengingat adanya siswa SMK (SMEA) Prayatna yang pulang pada siang hari.
Dengan kehadiran sepeda motor Honda Astrea Grand, aktivitas berjualan peci dan lobe saat bulan puasa menjadi lebih lancar dan nyaman. Seminggu sebelum Ramadan tiba, saya aktif berjualan di Pemakaman Umum Jalan Halat. Omset penjualan cukup memuaskan, terutama menjelang H-3 Ramadan ketika ibu-ibu yang ziarah kubur ingin membelikan lobe atau peci untuk suami atau anak laki-lakinya.
Bulan Ramadan memberikan berkah tersendiri bagi saya dalam berjualan. Setiap harinya, saya juga menyempatkan waktu untuk mengunjungi berbagai pasar di sekitar Kota Medan, seperti Percut, Stabat, Deli Tua, Belawan, dan Pangkalan Brandan. Pengalaman ini tidak hanya memperluas jaringan usaha, tetapi juga memberi saya wawasan lebih dalam tentang pasar dan kebiasaan belanja masyarakat setempat selama bulan suci.
continued...

Komentar
Posting Komentar