Selama bersekolah di
SMP Negeri Pijorkoling, kami berangkat dengan naik sepeda melalui jalan inspeksi
irigasi Paya Sordang karena irigasi tersebut melewati kampung kami. Sepeda
pertama yang ayah belikan untuk saya adalah sepeda mini dengan batang
melengkung. Meskipun saya agak minder memakainya, saya tetap bersyukur karena
ayah hanya mampu membeli sepeda seperti itu. Saya dan Sulpan setiap hari
melewati jalan inspeksi tersebut dari kampung hingga ke bendungan. Suatu pagi,
pengalaman tak terlupakan terjadi saat ban sepeda Sulpan terpeleset akibat
jalan yang licin setelah hujan. Akibatnya, dia dan sepedanya terjatuh ke
sungai, dan dia tidak bisa melanjutkan perjalanan ke sekolah karena pakaian dan
bukunya basah kuyup.
Setiap pulang sekolah,
saya diberi tugas oleh ayah untuk menggembala kambing. Dari jam 3 sore hingga
menjelang magrib, saya menjaga kambing-kambing tersebut di daerah perkebunan
karet milik PTPN 3 yang berbatasan langsung dengan kampung kami. Menggembala
kambing bukanlah tugas yang mudah, tetapi itu mengajarkan saya banyak hal,
seperti tanggung jawab dan ketekunan. Sering kali, saya membawa buku pelajaran
ke ladang dan membaca sambil menjaga kambing-kambing tersebut. Ini adalah cara
saya untuk tetap belajar meskipun sedang bekerja.
Melalui semua
pengalaman ini, saya belajar tentang kerja keras dan pentingnya pendidikan.
Meskipun harus melewati berbagai tantangan, saya selalu berusaha memberikan
yang terbaik dalam segala hal yang saya lakukan. Saya sangat berterima kasih
kepada ayah yang telah memberikan saya kesempatan untuk bersekolah di tempat
yang baik dan juga kepada semua guru yang telah membimbing saya selama ini.
Kenangan masa SMP ini akan selalu menjadi bagian berharga dalam hidup
saya.
continued...

Komentar
Posting Komentar